SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar merayakan Idulfitri secara sederhana dan tidak berlebihan. Pernyataan ini diutarakan sebagai bentuk ajakan untuk menekankan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan makna spiritual dari perayaan Hari Raya, Kamis (19/3/2026).
Menurut Senen, inti dari Idulfitri adalah mempererat hubungan keluarga dan masyarakat, memperkuat keimanan, serta berbagi kepada yang membutuhkan.
“Makna hari raya terletak pada silaturahmi dan kepedulian, bukan kemegahan atau perayaan yang berlebihan. Kesederhanaan jauh lebih bermakna,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan warga tentang risiko berbelanja berlebihan menjelang Idulfitri, yang sering menimbulkan tekanan finansial bagi keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Senen menekankan perlunya pengaturan pengeluaran dengan bijak, memprioritaskan kebutuhan pokok dan kesehatan keluarga.
Selain itu, Senen mendorong masyarakat untuk meningkatkan kegiatan sosial, seperti berbagi makanan atau bantuan kepada warga kurang mampu. Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama harus tetap dijaga agar Idulfitri terasa lebih bermakna.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama hari raya. Menurut Senen, perayaan yang tertib dan harmonis akan mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menjaga suasana aman dan nyaman bagi semua pihak.
Dengan imbauan tersebut, anggota DPRD Sintang ini berharap warga dapat menekankan nilai spiritual, kebersamaan, dan kepedulian sosial saat merayakan Idulfitri.
“Rayakan Idulfitri dengan rasa syukur, sederhana, dan berbagi kepada sesama. Itu lebih berarti dibandingkan kemewahan yang berlebihan,” pungkasnya.














