SINTANG – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman, meminta Pemerintah Kabupaten Sintang untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki kondisi Pasar Junjung Buih, khususnya di bagian lantai dua yang dinilai memprihatinkan.
Dalam keterangannya, Hikman mengungkapkan bahwa sejumlah fasilitas di lantai dua pasar tersebut mengalami kerusakan, termasuk atap yang bocor serta kondisi bangunan yang kurang terawat. Hal ini dinilai dapat mengganggu aktivitas para pedagang sekaligus menurunkan kenyamanan pengunjung.
“Kondisi lantai dua Pasar Junjung Buih perlu menjadi perhatian serius. Atap yang bocor dan fasilitas yang tidak terawat jelas berdampak pada kenyamanan dan keamanan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pasar merupakan salah satu fasilitas publik yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan pasar harus dilakukan secara optimal agar tetap layak digunakan.
Menurut Hikman, kondisi pasar yang kurang baik tidak hanya berdampak pada aktivitas perdagangan, tetapi juga dapat menurunkan minat masyarakat untuk berbelanja. Bahkan, hal tersebut berpotensi memengaruhi citra pemerintah daerah dalam mengelola aset publik.
Ia mendorong agar perbaikan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek fisik semata, tetapi juga mencakup sistem pengelolaan dan pemeliharaan secara berkelanjutan. Inspeksi rutin, menurutnya, sangat diperlukan untuk mendeteksi kerusakan sejak dini.
“Kami meminta pemerintah daerah segera melakukan peninjauan dan perbaikan. Jangan sampai kondisi ini membahayakan pedagang maupun pengunjung,” tegasnya.
Selain itu, Hikman juga mengajak para pedagang untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan fasilitas pasar. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah dan pedagang menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pasar yang nyaman.
Ia berharap, dengan adanya perbaikan menyeluruh dan pengelolaan yang lebih baik, Pasar Junjung Buih dapat kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi yang aman, nyaman, dan diminati masyarakat.














