SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang sekaligus anggota Komisi C, Sabastian Jaba, memberikan ucapan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional 2025. Menurutnya, momentum peringatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi kesempatan penting untuk menghargai jasa guru dalam membentuk masa depan generasi bangsa.
Sabastian menekankan bahwa guru memegang peranan sentral dalam dunia pendidikan. Mereka tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga membimbing, menanamkan nilai-nilai moral, serta membentuk karakter peserta didik agar menjadi insan berpengetahuan dan berakhlak.
“Selamat HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional bagi seluruh guru di Sintang dan Indonesia. Guru adalah penopang peradaban; tanpa mereka, generasi penerus tidak akan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa di era digital seperti sekarang, guru menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan tuntutan metode pembelajaran yang inovatif menuntut guru untuk terus beradaptasi. Meski demikian, Sabastian mengapresiasi dedikasi para guru di Kabupaten Sintang yang tetap setia mengabdi, termasuk di daerah terpencil dengan fasilitas pendidikan yang belum merata.
“Dedikasi para guru sungguh luar biasa. Ada yang mengajar di lokasi sulit dijangkau, ada yang bekerja dengan sarana terbatas, tetapi semangat mereka untuk mencerdaskan anak-anak bangsa tetap menyala. Ini membuktikan bahwa guru adalah pahlawan sejati dalam pendidikan,” tegasnya.
Sebagai anggota Komisi C yang membidangi pendidikan, Sabastian menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan guru. Hal ini mencakup peningkatan kesejahteraan, penyediaan fasilitas belajar mengajar, serta program yang mendukung peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Menurutnya, kualitas pendidikan yang optimal hanya dapat terwujud jika pemerintah daerah memberikan dukungan yang maksimal kepada guru.
“Kami di Komisi C akan terus memastikan setiap kebijakan berpihak kepada guru. Mereka perlu mendapatkan pelatihan yang memadai, fasilitas yang layak, dan penghargaan atas pengabdian mereka. Guru adalah aset bangsa yang harus kita lindungi dan dukung,” jelas Sabastian.
Di akhir pernyataannya, ia berharap peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI ini dapat menumbuhkan rasa hormat dan penghargaan dari masyarakat. “Mari kita hargai perjuangan guru. Mereka adalah penerang di tengah kegelapan, pembangun masa depan, dan pilar kemajuan daerah. Selamat Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80. Semoga guru-guru di Sintang selalu diberi kesehatan, semangat, dan kekuatan,” tutupnya.














