SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Ardi, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko munculnya berbagai penyakit saat masa peralihan musim. Menurutnya, perubahan cuaca yang tidak menentu, mulai dari panas terik hingga hujan deras, dapat meningkatkan potensi gangguan kesehatan di masyarakat.
Ardi menekankan bahwa kondisi cuaca yang fluktuatif memicu penyakit seperti flu, demam, batuk, hingga penyakit menular melalui lingkungan yang kurang bersih.
“Peralihan musim seperti sekarang ini sangat rentan terhadap penyakit. Warga harus lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga, khususnya anak-anak dan lansia,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan. Genangan air akibat hujan dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk, yang berpotensi menularkan penyakit demam berdarah. Selain itu, pola hidup sehat harus tetap dijalankan, termasuk menjaga asupan makanan bergizi, berolahraga, dan cukup beristirahat.
Ardi juga mengimbau masyarakat untuk rutin membersihkan lingkungan rumah, memastikan saluran air tidak tersumbat, serta mengelola sampah dengan baik agar tidak menimbulkan penyakit.
“Pencegahan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar. Jangan menunggu sampai sakit,” tambahnya.
Lebih jauh, Ardi meminta pemerintah daerah melalui dinas kesehatan untuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan saat peralihan musim. Edukasi ini dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran penyakit.
Ia berharap adanya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat meminimalkan peningkatan kasus penyakit selama peralihan musim. Ardi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli dan aktif menjaga kebersihan lingkungan demi terciptanya kondisi yang sehat dan aman bagi seluruh warga Kabupaten Sintang.














