SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Mardiyansyah, mendorong Badan Narkotika Nasional (BNN) Sintang untuk memperkuat kegiatan penyuluhan dan edukasi mengenai bahaya narkotika bagi para pelajar, terutama di wilayah perbatasan Ketungau Hulu. Kawasan tersebut dianggap sangat rentan karena berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga rawan menjadi jalur keluar masuknya narkotika.
“Ketungau Hulu merupakan wilayah yang memiliki kerawanan tinggi terhadap peredaran narkoba karena posisinya di perbatasan. Saya berharap BNN Sintang semakin intens memberikan penyuluhan kepada pelajar supaya mereka memahami ancaman narkotika sejak dini,” tutur Mardiyansyah, Sabtu (22/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa memberikan pemahaman kepada generasi muda merupakan langkah pencegahan yang paling efektif. Masyarakat perbatasan, khususnya pelajar, membutuhkan informasi lengkap mengenai dampak buruk narkotika terhadap kesehatan, masa depan pendidikan, serta kehidupan sosial mereka.
Lebih jauh, Mardiyansyah menyampaikan bahwa tugas BNN tidak hanya berkutat pada penindakan, tetapi juga harus aktif dalam langkah preventif. Melalui edukasi yang berkelanjutan, para pelajar di Ketungau Hulu diharapkan mampu menolak segala bentuk godaan penggunaan narkotika serta menjadi penggerak untuk menyebarkan kesadaran di lingkungan mereka.
“Upaya pencegahan memang harus dimulai dari anak muda. Jika mereka sudah paham dan mampu menjaga diri, maka cita-cita mewujudkan Sintang bebas narkoba akan lebih mudah dicapai,” ujarnya.
Ia turut mengimbau pemerintah daerah agar memberi dukungan penuh terhadap program BNN Sintang, baik melalui penyediaan fasilitas maupun sarana yang menunjang pelaksanaan penyuluhan di sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat di perbatasan. Ia menilai kerja sama antara sekolah, orang tua, dan tokoh masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda.
“Dengan sinergi semua pihak, penyalahgunaan narkoba di wilayah perbatasan dapat ditekan secara signifikan. Saya yakin generasi muda Ketungau Hulu akan tumbuh menjadi generasi yang kuat, sehat, dan terbebas dari bahaya narkotika,” pungkasnya.














