SINTANG, RKR – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, menyatakan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai, program nasional tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang lebih baik.
Namun, Juni menekankan bahwa keberhasilan program MBG di daerah akan sangat bergantung pada aspek pemerataan pelaksanaan, terutama di wilayah pedalaman Kabupaten Sintang yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan akses transportasi.
“Pemerintah daerah harus memastikan tidak ada sekolah yang terlewat, khususnya di daerah yang sulit dijangkau. Anak-anak di pedalaman Sintang juga berhak mendapatkan manfaat dari program makan bergizi gratis ini,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Menurutnya, kondisi geografis Sintang yang luas, dengan banyak wilayah berada di tepian sungai dan kawasan perbukitan, menuntut koordinasi lintas sektor yang kuat agar distribusi bahan pangan bergizi dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. Ia menilai, keberadaan program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan status gizi anak, tetapi juga akan berkontribusi pada peningkatan semangat belajar dan konsentrasi siswa di sekolah.
“Makan bergizi bukan sekadar soal kesehatan, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat dan kuat akan tumbuh menjadi generasi produktif yang membawa kemajuan bagi daerah,” jelasnya.
Selain itu, Juni juga mendorong pemerintah daerah agar memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai bagian dari menu program MBG. Ia menilai, langkah ini dapat memberikan dua manfaat sekaligus: memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.
“Kita punya banyak sumber pangan bergizi seperti sayur mayur, ikan air tawar, dan hasil kebun masyarakat. Jika bahan-bahan itu digunakan dalam program MBG, maka dampak ekonominya akan lebih terasa di tingkat bawah,” tuturnya.
Politisi dari Fraksi Gerindra tersebut juga menekankan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam pelaksanaan program agar tidak terjadi penyimpangan. Ia berharap semua pihak, termasuk sekolah dan masyarakat, ikut terlibat dalam memastikan pelaksanaannya berjalan efektif.
“Jika dijalankan dengan kolaborasi, transparansi, dan pengawasan yang baik, Program Makan Bergizi Gratis ini akan menjadi salah satu program paling berdampak dalam meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Sintang,” pungkasnya optimistis.














