RADARKAPUASRAYA.COM – Juru bicara Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Romeo mengatakan bahwa pembangunan trotoar di pasar Sungai durian tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menyebut bahwa pembangunan trotoar tersebut tidak menyediakan tempat parkir sehingga menimbulkan kemacetan di seputaran pasar Sungai durian tersebut.
“Duduk dari permasalahan ini kami menilai pembangunannya tidak sesuai dengan kebutuhan, bahkan terkesan merugikan masyarakat yang mengakibatkan jalan menjadi sempit serta menghambat lalulintas setiap kendaraan,” ucap Romeo.
Maka, dirinya meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan kondisi dengan memberi solusi bagaimana mengatasi kemacetan tersebut.
“Tentunya permasalan ini harus kita siasati bersama agar masyarakat yang disekitar pembangunan tersebut tidak merasa dirugikan karena dengan jalan yang macet ini dapat menimbulkan permasalahan baru,” tuturnya.
Wakil Bupati Sintang, Melkianus mengatakan bahwa pembangunan trotoar di sungai Durian tersebut bahwa pemerintah Kabupaten Sintang sedang melaksanakan penataan kawasan pasar.
“Kami sedang melakukan penataan melalui program atau kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh perkotaan pasar Sungai durian Kabupaten Sintang,” jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa pembangunan ini dilaksanakan oleh balai prasarana permukiman wilayah Kalimantan Barat dengan tahun anggaran 2021-2022.
“Tentu dalam sebuah pembangunan pastinya akan selalu menimbulkan dampak, namun semuanya itu sudah diperhitungkan pada saat melakukan perencanaan,” kata Melkianus.
Ia juga mengatakan bahwa untuk mengatasi kekurangan lahan parkir tersebut pemerintah daerah berusaha menyiapkan fasilitas fasilitas pendukung yang dibutuhkan.
“Kita akan berusaha menyiapkan berbagai fasilitas fasilitas tersebut dengan kantong kantong parkir dan fasilitas lainnya, serta pengaturan yang dibutuhkan agar perencanaannya terintegrasi dengan baik,” pungkasnya. (Rilis)














