Home / Legislatif / Perpustakaan Baru Sintang Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Literasi

Perpustakaan Baru Sintang Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Literasi

SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, menekankan pentingnya pemanfaatan optimal gedung perpustakaan baru yang megah bagi masyarakat, khususnya mahasiswa dan pelajar di Kabupaten Sintang. Ia menilai, pembangunan gedung dengan anggaran miliaran rupiah harus memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan literasi, pendidikan, dan kualitas sumber daya manusia.

“Gedung perpustakaan ini dibangun dengan biaya yang besar. Oleh karena itu, harus dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa, pelajar, dan masyarakat luas, agar investasi ini berdampak langsung pada peningkatan ilmu pengetahuan dan kemampuan generasi muda,” ujar Juni.

Juni menambahkan, keberadaan gedung yang representatif ini merupakan langkah strategis untuk mendorong budaya membaca, penelitian, dan pengembangan intelektual. Ia berharap pemerintah kabupaten dan pengelola perpustakaan menyiapkan fasilitas yang lengkap, nyaman, dan ramah bagi para pengguna.

“Tidak cukup hanya membangun gedung megah. Koleksi buku, jurnal, fasilitas digital, serta ruang belajar yang memadai juga harus tersedia agar mahasiswa dan pelajar dapat belajar dengan nyaman,” tegasnya.

Selain itu, Juni mendorong agar perpustakaan tidak hanya difungsikan sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi pusat kegiatan edukatif, seperti seminar, workshop, pelatihan literasi, dan pengembangan kreativitas. Dengan pendekatan ini, gedung perpustakaan dapat menjadi wahana pembelajaran yang dinamis, bukan sekadar bangunan statis.

Ia juga menekankan pentingnya promosi dan sosialisasi agar masyarakat mengetahui dan memanfaatkan fasilitas ini secara optimal. Menurutnya, akses yang mudah dan layanan profesional akan membuat mahasiswa dan pelajar lebih tertarik menggunakan gedung perpustakaan tersebut.

“Kita ingin generasi muda Sintang memiliki tempat belajar yang layak, nyaman, dan modern. Gedung perpustakaan ini harus menjadi pusat pengetahuan yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi di daerah,” pungkas Juni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *