SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba, menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam dunia pendidikan. Ia menyampaikan bahwa pendidikan ideal adalah pendidikan yang mampu membentuk manusia secara utuh, tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan spiritualitas.
Menurutnya, selama ini proses pendidikan masih terlalu berorientasi pada pencapaian nilai dan prestasi sekolah. Hal ini menyebabkan aspek pembentukan kepribadian dan nilai-nilai kehidupan sering kali terabaikan, padahal keduanya sangat penting dalam membangun generasi masa depan.
Sebastian menjelaskan bahwa kemampuan berpikir ilmiah atau saintifik diperlukan agar siswa mampu memahami berbagai persoalan secara objektif dan rasional. Sementara itu, kemampuan berpikir filosofis membantu mereka memahami makna kehidupan secara lebih luas dan mendalam.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan aspek spiritual dalam pendidikan. Menurutnya, nilai-nilai spiritual berperan dalam membentuk moral, etika, serta kesadaran diri yang menjadi dasar perilaku seseorang dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebastian menilai bahwa untuk mewujudkan pendidikan yang seimbang, diperlukan peran aktif dari guru, pihak sekolah, dan pemerintah daerah. Ketiganya harus bersinergi dalam menciptakan sistem pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga pembentukan karakter dan sosial siswa.
Ia juga mendorong agar kegiatan pendidikan di sekolah lebih banyak melibatkan pembelajaran berbasis karakter, seperti kegiatan sosial, pengenalan budaya lokal, dan aktivitas yang menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Menurutnya, pendidikan yang holistik akan menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat dan berintegritas tinggi.
Sebastian berharap pendekatan ini dapat diterapkan secara konsisten di Kabupaten Sintang, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat global tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan spiritual.














