Home / Legislatif / UMKM Sintang Tunjukkan Daya Saing di Pameran Ekonomi Kreatif, DPRD Apresiasi

UMKM Sintang Tunjukkan Daya Saing di Pameran Ekonomi Kreatif, DPRD Apresiasi

SINTANG, RKR – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme dan partisipasi aktif para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Pameran Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang menjadi bagian dari rangkaian Kelam Tourism Festival (KTF) 2025.

Kegiatan yang digelar pada 6–15 November 2025 di halaman depan Gedung Indoor Baning, Sintang, itu menampilkan ragam inovasi dan kreativitas masyarakat lokal di bidang ekonomi kreatif.

Berbagai stan pameran menghadirkan produk unggulan khas Sintang, mulai dari kerajinan tangan berbahan alami, tenun ikat Dayak, kuliner tradisional, hingga olahan modern berbasis bahan lokal.

Masyarakat pun tampak antusias mengunjungi lokasi acara yang setiap hari ramai oleh pengunjung, baik warga Sintang maupun wisatawan dari luar daerah.

Ia menilai, semangat para pelaku UMKM yang terus berinovasi dan berani menampilkan produk lokal ke ranah publik merupakan cerminan kemandirian ekonomi masyarakat Sintang.

“Saya sangat menghargai semangat dan kerja keras para pelaku UMKM. Melalui kegiatan ini, mereka membuktikan bahwa produk lokal memiliki nilai dan daya saing tinggi,” ujarnya pada saat wawancara baru baru ini.

Menurutnya keikutsertaan UMKM dalam kegiatan seperti KTF tidak hanya memberikan manfaat ekonomi secara langsung, tetapi juga memperkuat identitas budaya daerah.

Produk yang dipamerkan tidak sekadar bernilai jual, tetapi juga mengandung cerita dan nilai kearifan lokal yang menjadi kekuatan utama sektor ekonomi kreatif.

Politisi yang dikenal dekat dengan kalangan pelaku usaha kecil ini menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Sintang akan terus mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif dalam memberikan fasilitasi dan dukungan kebijakan bagi pelaku UMKM.

Dukungan tersebut meliputi pelatihan manajemen usaha, promosi produk, serta akses terhadap teknologi digital agar pelaku UMKM dapat bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk platform online.

“Kami di DPRD berkomitmen untuk memastikan bahwa kebijakan daerah berpihak pada pelaku usaha kecil. UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah yang harus terus kita perkuat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, swasta, dan komunitas kreatif dalam membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi tersebut, produk lokal Sintang tidak hanya dikenal di tingkat kabupaten, tetapi juga memiliki peluang menembus pasar nasional bahkan internasional.

Lebih lanjut, Anggota DPRD Sintang Juni, menyampaikan bahwa kegiatan seperti Pameran Ekraf harus menjadi agenda rutin tahunan yang terus ditingkatkan kualitasnya. Selain menjadi ajang promosi, festival ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap produk daerah sendiri.

“Inilah cara kita memperkuat ekonomi dari akar rumput melalui kreativitas, kolaborasi, dan kebanggaan terhadap karya lokal. Semoga semangat ini terus tumbuh dan membawa Sintang menuju kemandirian ekonomi yang berdaya saing,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *