SINTANG, RKR — Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah konkret terkait pengembangan destinasi wisata alam Gurong Tajak yang terletak di Desa Tapang Menua, Kecamatan Kayan Hulu.
Menurutnya, potensi wisata tersebut sangat besar, namun hingga kini belum dapat berkembang optimal akibat keterbatasan akses menuju lokasi.
Ia menjelaskan bahwa untuk mencapai Gurong Tajak, pengunjung harus menggunakan transportasi air dengan perahu bermesin melalui jalur sungai yang cukup panjang.
Tidak hanya itu, kondisi perjalanan menjadi semakin sulit ketika debit air surut, sehingga waktu tempuh menjadi lebih lama dan risiko perjalanan meningkat. Situasi ini, menurutnya, kerap membuat wisatawan mengurungkan niat untuk berkunjung.
“Wisata Gurong Tajak punya potensi yang luar biasa, tetapi akses yang sulit membuat perkembangan wisata tidak bisa bergerak maju,” ungkapnya saat ditemui di Gedung DPRD Sintang, Selasa (18/11).
Selain akses yang terbatas, ia juga menyoroti minimnya fasilitas pendukung yang seharusnya menjadi perhatian utama dalam pengelolaan destinasi wisata. Fasilitas seperti area istirahat, tempat pengelolaan sampah, papan penunjuk arah, hingga sarana pengamanan jalur wisata dinilai masih sangat minim.
“Kalau fasilitasnya baik dan aksesnya diperbaiki, wisata ini akan berkembang dan menarik lebih banyak orang,” tegasnya.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, menyatakan bahwa pengembangan wisata tidak bisa hanya mengandalkan inisiatif masyarakat setempat. Pemerintah daerah perlu menyusun strategi yang terarah melalui perencanaan jangka pendek dan jangka panjang.
Menurutnya, pola kerja kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan pembangunan sektor pariwisata.
“Sinergi itu penting. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia meminta agar Pemerintah Kabupaten Sintang memperhatikan aspek promosi destinasi wisata melalui media digital dan jaringan komunitas pariwisata.
Menurutnya, keberadaan konten visual dan publikasi online akan menjadi daya dorong yang efektif untuk mengenalkan Gurong Tajak sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Sintang.
“Tantangannya memang berat, tetapi peluangnya lebih besar. Kalau dilakukan secara sungguh-sungguh, Gurong Tajak akan menjadi destinasi wisata alam unggulan,” pungkasnya.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, berharap pengembangan Gurong Tajak mendapat prioritas dalam program pembangunan daerah, sehingga akses, fasilitas, dan promosi wisata dapat ditingkatkan, serta memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.














