SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Markus Jembari, kembali mengingatkan generasi muda agar menjauhi praktik judi slot, baik yang beroperasi secara online maupun melalui aplikasi ilegal. Ia menegaskan bahwa meningkatnya keterlibatan anak muda dalam permainan tersebut sudah berada pada level yang mengkhawatirkan dan perlu segera ditangani secara serius oleh seluruh elemen masyarakat.
Markus menilai bahwa judi slot tidak hanya menguras keuangan pelakunya, tetapi juga memberikan dampak luas terhadap kondisi mental, hubungan sosial, hingga merusak masa depan. Ia menyayangkan banyaknya anak muda yang terseret ke dalam aktivitas tersebut, padahal mereka seharusnya fokus pada pendidikan, peningkatan keterampilan, dan kegiatan produktif lainnya.
“Saya mengimbau anak muda Sintang, jangan sampai masa depan kalian runtuh hanya karena tergoda judi slot. Sekali masuk, sulit sekali melepaskan diri, dan akibatnya bisa merugikan keluarga,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Ia menambahkan bahwa judi slot digital kini menjadi ancaman baru karena dapat diakses dengan sangat mudah melalui ponsel. Berbagai aplikasi dan situs menawarkan hadiah besar, bonus awal, dan tampilan permainan yang dirancang untuk membuat penggunanya terus bermain. Menurut Markus, semua itu hanyalah strategi untuk memancing pemain agar menghabiskan uang mereka.
“Permainan seperti ini memang dibuat untuk menjerat. Tidak ada kemenangan jangka panjang. Yang ada hanya kerugian dan penyesalan,” tegasnya.
Markus juga mengungkapkan bahwa semakin banyak keluarga mendatangi dirinya untuk meminta solusi karena anak mereka terjebak utang akibat judi slot. Beberapa di antaranya sampai menjual barang berharga, meminjam uang dari banyak pihak, dan akhirnya memicu pertengkaran dalam keluarga.
“Ini sudah menjadi masalah serius. Banyak remaja kehilangan kontrol, stres, putus sekolah, bahkan melakukan tindakan kriminal hanya demi mendapatkan uang untuk bermain,” jelasnya.
Untuk menekan penyebaran perilaku negatif tersebut, Markus meminta pemerintah daerah, sekolah, tokoh masyarakat, serta orang tua agar lebih aktif memberikan edukasi dan pengawasan terkait penggunaan gawai. Ia juga mengapresiasi langkah tegas aparat penegak hukum dalam menindak situs dan aplikasi judi online yang mulai masuk hingga ke pelosok desa.
“Penanganan ini harus dilakukan bersama. Orang tua perlu memperhatikan perilaku anak-anaknya. Sekolah juga harus meningkatkan pembinaan dan sosialisasi,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Markus mengajak para pemuda di Sintang untuk memanfaatkan waktu dan kemampuan mereka pada hal-hal positif seperti belajar, olahraga, pengembangan diri, hingga berwirausaha.
“Generasi muda Sintang memiliki potensi besar. Jangan rusak masa depan kalian hanya karena judi slot. Mari fokus membangun diri dan meraih masa depan yang lebih baik,” tutupnya.














