SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang memastikan 135 calon jamaah haji (CJH) akan melaksanakan ibadah haji pada musim haji tahun 2025 mendatang. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sintang, Erwan Chandra Happy.
Erwan menjelaskan bahwa para CJH tersebut berasal dari 11 kecamatan yang tersebar di seluruh Kabupaten Sintang. Dari total 135 orang, terdapat 63 laki-laki dan 74 perempuan yang siap diberangkatkan.
Dari segi usia, terdapat 12 jamaah yang masuk dalam kategori lanjut usia karena berumur di atas 65 tahun. Selain itu, ada 50 jamaah lainnya yang berusia lebih dari 60 tahun, menurut data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang.
Melihat latar belakang pekerjaan, sebagian besar calon jamaah haji tahun ini berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jumlah mencapai 65 orang. Sisanya terdiri dari 34 ibu rumah tangga, 17 karyawan swasta, 9 pensiunan, 4 petani, 3 pedagang, serta masing-masing satu orang dari kalangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pelajar, TNI, dan Polri.
“Para calon jamaah akan diberangkatkan dari Sintang menggunakan empat bus menuju Pontianak, dengan pengawalan dari personel Polres Sintang. Setelah tiba di Pontianak, mereka akan bermalam sebelum berangkat ke Batam pada malam tanggal 27 Mei. Selanjutnya, penerbangan menuju Jeddah akan dilakukan pada sore hari tanggal 28 Mei 2025,” terang Erwan.
Ia turut mengimbau agar para jamaah menjaga kondisi fisik dan kesehatan menjelang keberangkatan. Menurutnya, istirahat yang cukup dan menjaga kebugaran sangat penting agar ibadah haji dapat berjalan lancar.
Erwan menambahkan bahwa ketepatan waktu selama proses pemberangkatan sangat penting. Jika ada calon jamaah yang tidak dapat berangkat karena masalah kesehatan, maka mereka harus menunda ibadah haji tahun ini.
“Semua kursi telah terisi penuh. Tidak ada peluang untuk pindah ke kelompok terbang (kloter) lain jika tidak bisa berangkat sesuai jadwal yang telah ditentukan,” tegasnya.
Untuk kepulangan, rombongan jamaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada tanggal 8 Juli 2025 melalui Batam, dan akan tiba di Sintang pada 9 Juli. Setibanya di Sintang, mereka akan disambut oleh keluarga serta perwakilan pemerintah daerah.
(Rilis Kominfo)














