Home / Legislatif / Tingkatkan Tertib Administrasi, Dewan Sintang Dukung Pelatihan Pengelolaan Dana Hibah

Tingkatkan Tertib Administrasi, Dewan Sintang Dukung Pelatihan Pengelolaan Dana Hibah

SINTANG – Upaya Pemerintah Kabupaten Sintang dalam meningkatkan tata kelola keuangan daerah kembali mendapat apresiasi. Pelaksanaan pelatihan bagi lembaga dan organisasi penerima dana hibah dinilai sebagai langkah penting untuk memperkuat akuntabilitas sekaligus meningkatkan kemampuan penyusunan laporan pertanggungjawaban.

Anggota Komisi D DPRD Sintang, Nikodemus, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa pelatihan ini mampu menjadi jawaban atas berbagai persoalan yang sering muncul di kalangan penerima hibah, terutama terkait kurangnya pemahaman teknis mengenai pengelolaan dan pelaporan dana yang diterima.

Menurutnya, tidak semua pihak yang mendapatkan hibah memiliki keterampilan administrasi yang memadai. Hal ini acap kali menyebabkan kesalahan dalam pembuatan laporan, ketidaksesuaian dokumen pendukung, hingga keterlambatan dalam menyerahkan pertanggungjawaban. Dengan adanya pelatihan, para peserta diharapkan bisa memahami ketentuan yang berlaku secara lebih menyeluruh.

“Pelatihan ini sangat penting karena memberikan panduan lengkap mengenai prosedur penggunaan dana hibah dan berbagai kewajiban administrasi yang harus dipenuhi. Langkah ini membuat penerima hibah lebih tertib dan tepat dalam menyusun laporan,” ujar Nikodemus, Jumat (21/11/2025).

Ia mengingatkan bahwa dana hibah merupakan uang negara yang harus dikelola secara transparan dan bertanggung jawab. Karena itu, penerima hibah harus memahami bahwa akuntabilitas bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral terhadap publik.

Nikodemus juga mengapresiasi kehadiran narasumber berkompeten yang mampu menyampaikan materi secara jelas dan terstruktur. Menurutnya, pembahasan yang mudah dipahami sangat membantu peserta yang sebelumnya menganggap proses administrasi hibah sebagai beban atau hal yang membingungkan.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti materi dengan sungguh-sungguh, karena pemahaman yang baik dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penerima hibah,” tandasnya.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar pelatihan semacam ini dilakukan secara berkesinambungan agar kapasitas penerima hibah terus meningkat. Apalagi jumlah penerima hibah di Sintang cukup banyak dan berasal dari latar belakang organisasi yang berbeda, sehingga kemampuan administrasinya pun beragam.

Nikodemus optimistis pembinaan yang rutin akan memperkuat tata kelola hibah di Kabupaten Sintang dan memastikan dana bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ini merupakan langkah yang tepat dan harus terus dipertahankan agar budaya akuntabilitas semakin menguat dalam setiap pengelolaan anggaran,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *