SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman, mengingatkan seluruh masyarakat Bumi Senentang agar meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir. Cuaca ekstrem tersebut telah menyebabkan sejumlah titik di Kabupaten Sintang mulai tergenang, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian material dan menghambat berbagai aktivitas warga.
Hikman menyampaikan bahwa kawasan yang berada di dataran rendah, permukiman di sekitar bantaran sungai, serta wilayah dengan sistem drainase yang kurang baik merupakan daerah yang paling mudah terdampak banjir.
“Curah hujan yang cukup tinggi membuat beberapa wilayah mulai terendam. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai dan titik rawan genangan harus lebih berhati-hati,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Ia menuturkan, banjir tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga membawa dampak luas terhadap sektor pendidikan, perdagangan, transportasi, hingga distribusi kebutuhan pokok. Para petani dan pelaku UMKM, misalnya, berpotensi mengalami kerugian akibat tertundanya pengiriman hasil panen atau barang dagangan.
Hikman menekankan perlunya kerja sama antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman banjir. Menurutnya, langkah-langkah mitigasi sederhana dapat dilakukan sejak dini, seperti membersihkan saluran air, menyiapkan tempat penyimpanan barang penting di area aman, serta rutin memantau informasi cuaca dari instansi berwenang.
“Keselamatan warga adalah hal yang utama. Jika ada instruksi dari pemerintah atau BPBD terkait evakuasi maupun penanganan darurat, masyarakat harus segera mengikuti arahan tersebut,” tambahnya. Ia juga menegaskan pentingnya perhatian khusus bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas, yang biasanya paling terdampak dalam situasi banjir.
Selain imbauan kepada warga, Hikman Sudirman berharap pemerintah daerah terus memperkuat sistem peringatan dini serta meningkatkan kualitas infrastruktur pengendalian banjir, mulai dari tanggul, drainase, hingga pintu air. Ia menilai kesiapsiagaan yang baik merupakan kunci untuk mengurangi risiko dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan aman.














