SINTANG – Proses Lelang Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang memasuki tahapan penulisan makalah. Sebanyak 62 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahapan tersebut yang digelar di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang, Jumat (17/4/2026).
Kepala BKPSDM Kabupaten Sintang, Maryadi, mengatakan peserta yang mengikuti tahap penulisan makalah merupakan hasil seleksi administrasi yang sebelumnya dilakukan melalui sistem ASN Karir milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.
Menurutnya, pada tahap awal terdapat 65 aparatur sipil negara yang mendaftarkan diri dalam seleksi terbuka tersebut. Namun setelah dilakukan verifikasi administrasi, dua peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat dan satu peserta mengundurkan diri.
“Sehingga total peserta yang berhak mengikuti tahapan penulisan makalah sebanyak 62 orang,” ujar Maryadi saat membuka kegiatan.
Ia menjelaskan, BKPSDM telah menyiapkan fasilitas pendukung secara maksimal guna memastikan proses seleksi berjalan lancar dan tertib. Dua laboratorium komputer digunakan dalam pelaksanaan ujian dengan kapasitas masing-masing 25 dan 26 peserta.
Karena jumlah peserta cukup banyak, pelaksanaan penulisan makalah dibagi menjadi tiga sesi. Pembagian jadwal juga mempertimbangkan peserta yang melamar lebih dari satu posisi jabatan.
“Sesi pertama diikuti 51 peserta mulai pukul 08.00 sampai 10.00. Sesi kedua dilaksanakan pukul 11.00 hingga 13.00 dengan 12 peserta, sedangkan sesi ketiga berlangsung pukul 14.00 sampai 16.00 dengan jumlah 50 peserta,” jelasnya.
Maryadi menegaskan bahwa sistem seleksi dilakukan secara ketat guna menjaga objektivitas dan integritas pelaksanaan ujian. Seluruh perangkat komputer yang digunakan peserta tidak terhubung dengan jaringan internet untuk menghindari potensi kecurangan.
Selain itu, aplikasi pengolah kata yang digunakan juga telah diatur agar mampu menyimpan dokumen secara otomatis apabila terjadi gangguan teknis.
Dalam tahapan ini, peserta diwajibkan membuat makalah minimal lima halaman ukuran A4 dengan waktu pengerjaan selama dua jam.
“Penulisan makalah menjadi bagian penting dalam menilai kapasitas berpikir, kemampuan analisis, serta kompetensi peserta dalam memimpin organisasi perangkat daerah,” pungkas Maryadi.














